Jogja International Street Performance 2011
- Saturday, Sep 24 2011
- Written by Antok Wesman
- Hits: 853
RRI-Jogja News, Kerinduan publik Jogja akan Pesta Seni Jalanan terpenuhi dengan hadirnya Jogja International Street Performance 2011 yang digelar mulai Senin (26/9) selama tiga hari berturut-turut.
Art Director JISP 2011, Hernandes Saranela mengatakan, "Pentas Seni Jalanan kali ini diikuti lebih dari 130 seniman, 60 diantaranya seniman ternama dari mancanegara, seperti Kim Daegun dari Korea Selatan, Ronnarong Khampha dari Thailand, Angela Lopez Lara dari Spanyol, Tony Yap company dan Ida Lawrence dari Australia, Kuan Nam dan Nyoba Kan dari malaysia, Preethi Atreya Dance dari India, serta Alejandro Pino Esteban dan El Pilo Luis Pinaglia dari Chili".
Ditambahkan, kelompok kesenian Nusantara yang terlibat semisal, Memet Chairul Slamet dan Gangsadewa-nya, Agung Gunawan, Nadidada, Surya Kencana, dan Pragina Gong semuanya dari Yogyakarta, kemudian Hanny Herlina company dari Jakarta, Ismanto dan Gadung Miathi dari Magelang, Sura dance dari Bali, Saksak dance dari Lombok, serta perwakilan performance dari kabupaten Gunung Kidul, Kulon Progo, Sleman, Bantul dan Kota Yogyakarta.
Jogja International Street Performance diawali dengan street carnaval yang digelar Senin sore (26/9) mulai pukul 15 WIB di sepanjang jalan Persatuan, Bulaksumur di kawasan Kampus UGM. Berkenaan dengan itu jalan Persatuan yang berlokasi di sebelah Barat Gedung Pusat Kebudayaan Harjasumantri ditutup sementara sekitar tiga jam guna pelaksanaan carnaval tersebut. Selanjutnya pada Selasa (27/9) dan Rabu (28/9) stage performance digelar di Concert Hall Taman Budaya Yogyakarta dimulai pukul 19.30 WIB.
"Kegiatan yang diselenggarakan oleh Emerald Organizer bekerjasama dengan Dinas Pariwisata Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dimaksudkan untuk meningkatkan daya tarik Yogyakarta sebagai Kota Wisata berbasis seni budaya dalam ranah segmen mancanegara maupun domestik dan menjadi sarana edukasi serta apresiasi seni budaya bagi masyarakat khususnya generasi muda" ungkap Kepala Dinas Pariwisata Prop DIY Tazbir.