You are now being logged in using your Facebook credentials

Jogja International Street Performance 2011

RRI-Jogja News, Kerinduan publik Jogja akan Pesta Seni Jalanan terpenuhi dengan hadirnya Jogja International Street Performance 2011 yang digelar mulai Senin (26/9) selama tiga hari berturut-turut.

Art Director JISP 2011, Hernandes Saranela mengatakan, "Pentas Seni Jalanan kali ini diikuti lebih dari 130 seniman, 60 diantaranya seniman ternama dari mancanegara, seperti Kim Daegun dari Korea Selatan, Ronnarong Khampha dari Thailand, Angela Lopez Lara dari Spanyol, Tony Yap company dan Ida Lawrence dari Australia, Kuan Nam dan Nyoba Kan dari malaysia, Preethi Atreya Dance dari India, serta Alejandro Pino Esteban dan El Pilo Luis Pinaglia dari Chili".

Ditambahkan, kelompok kesenian Nusantara yang terlibat semisal, Memet Chairul Slamet dan Gangsadewa-nya, Agung Gunawan, Nadidada, Surya Kencana, dan Pragina Gong semuanya dari Yogyakarta, kemudian Hanny Herlina company dari Jakarta, Ismanto dan Gadung Miathi dari Magelang, Sura dance dari Bali, Saksak dance dari Lombok, serta perwakilan performance dari kabupaten Gunung Kidul, Kulon Progo, Sleman, Bantul dan Kota Yogyakarta.

Jogja International Street Performance diawali dengan street carnaval yang digelar Senin sore (26/9) mulai pukul 15 WIB di sepanjang jalan Persatuan, Bulaksumur di kawasan Kampus UGM. Berkenaan dengan itu jalan Persatuan yang berlokasi di sebelah Barat Gedung Pusat Kebudayaan Harjasumantri ditutup sementara sekitar tiga jam guna pelaksanaan carnaval tersebut. Selanjutnya pada Selasa (27/9) dan Rabu (28/9) stage performance digelar di Concert Hall Taman Budaya Yogyakarta dimulai pukul 19.30 WIB.

"Kegiatan yang diselenggarakan oleh Emerald Organizer bekerjasama dengan Dinas Pariwisata Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dimaksudkan untuk meningkatkan daya tarik Yogyakarta sebagai Kota Wisata berbasis seni budaya dalam ranah segmen mancanegara maupun domestik dan menjadi sarana edukasi serta apresiasi seni budaya bagi masyarakat khususnya generasi muda" ungkap Kepala Dinas Pariwisata Prop DIY Tazbir.

Login

Login With Facebook

info.anda

Politik

Sekber Dukung Pernyataan PA IX RRI-Jogja News/L-12, Sekber Keistimewaan mendukung pernyataan sikap Pakualam ke 9, menyikapi konflik internal di Kadipaten Puropakualaman, yang dibacakan dalam agenda pisowanan di Bangsal Sewatama Puro Pakualaman hari ini. Ketua Sekber Keistimewaan Widihasto Wasana Putra berharap dengan…

Seni dan Budaya

"Rumah Di Seribu Ombak" Tayang Serentak   RRI-Jogja News/L-09, Berawal dari persahabatan Samihi dan Wayan Manik, meski keduanya berbeda agama, namun keduanya mempunyai rasa takut yang sama, yang membuat keduanya bertekad bersama-sama keluar dari trauma yang menghantui mereka. Samihi takut kepada air, takut kepada laut karena…

Hukum

DPR Tolak Tender Digital RRI-Jogja News/L-12, DPR menolak pembahasan proyek tender digital dengan Pemerintah, hingga Rancangan Undang-Undang Penyiaran yang baru selesai dibahas.Anggota Komisi Satu DPR ROY SURYO mengatakan, pembahasan proyek tender digital dinilai bertentangan dengan Undang-Undang nomor 32 tahun…

Teknologi

Layanan Data Solution Di Jogjatronik RRI-Jogja News/L-09, Era perkembangan teknologi terus tumbuh secara signifikan, hal ini dibarengi dengan meningkatnya pasar bisnis telekomunikasi di segmen layanan data. Menyadari hal tersebut XL Central Region berupaya untuk terus menghadirkan konsep inovatif untuk memenuhi kebutuhan pasar…