You are now being logged in using your Facebook credentials

Langkah Universitas Tangani Korupsi

RRI-Jogja News/P-03, Usai KPK melakukan akuisisi informasi dan data serta memanfaatkan publikasi lokal dengan 4 Universitas  di Yogyakarta selanjutnya upaya nyata dalam pemberantasan korupsi Indonesia terus dikembangkan.  

Hasil kajian akademis dari sejumlah skripsi, tesis, disertasi, hasil kajian/penelitian, literatur/buku dan dokumen lainnya, baik dalam bentuk cetakan maupun file digital yang terkait dengan tindak pidana korupsi menjadi sejumlah bentuk yang bisa membantu menjadi refrensi KPK dalam memenuhi kebutuhan intelektualitas melalui terbentunya pusat informasi dan pengetahuan antikurupsi.  

Selain mengembangkan perpustakaan sebagai pusat informasi dan pengetahuan di kampus perluasan dan kemudahan akses terhadap koleksi perpustakaan akan menjadi investasi bersama dalam upaya pencegahan korupsi dengan membangun sistem berbasis dan berorientasi sebagai community information intermediary.

Selain secara akademis, upaya nyata melalui sosialisasi seluas-luasnya dibagi masyarakat, juga dilakukan untuk pemberatasan korupsi.

"Inisiatif KPK melalui kerjasama dalam hal literasi anti korupsi dengan mengirimkan beberapa lulusan yang telah menjadi praktisi untuk bersama memberantas korupsi," apresiasi Rektor Universitas Islam Indonesia, Edi Suwandi Hamid.

Selain itu, sejumlah Perguruan Tinggi Islam menilai ukuran integritas pejabat negara hendaknya memenuhi 2 persyaratan utama yakni beriman dan bertaqwa serta memiliki komitmen tinggi untuk menegakkan moral.
 
"Telah melakukan berbagai langkah menangani berbagai persoalan korupsi," aku Rektor Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta, Kasiyarno.

Universitas Islam Indonesia sebagai Peguruan tinggi yang juga telah melahirkan banyak tokoh dalam penegakan hukum, menilai positif langkah yang dilakukan KPK menggandeng akademisi.

"Hal tersebut sekaligus menyatakan kontribusinya dalam melalui berbagai kegiatan aplikatif," jelas Direktur Pasca Sarjana UII Fakultas Hukum, Nikmatul Huda.

Melalui berbagai upaya ini koordinasi antar Perguruan Tinggi perlu terus dikuatkan agar makin banyak korupsi dalam semua lini kehidupan masyarakat, apapun yang bisa diatasi.

 

Dengarkan Podcast Berita :

Audio clip: Adobe Flash Player (version 9 or above) is required to play this audio clip. Download the latest version here. You also need to have JavaScript enabled in your browser.

Share selected track on FacebookShare selected track on TwitterShare selected track on Google PlusShare selected track on LinkedIn

Login

Login With Facebook

info.anda

Politik

Jangan Terjebak Popularitas RRI-Jogja News/L-12, Memilih pemimpin berkualitas dalam Pemilu 2014, tidak harus berdasarkan ukuran popularitas dan elektabilitas yang tinggi. Hal tersebut diungkapkan Pengamat Politik, Irman Putra Sidin, dalam seminar nasional peran partisipasi pemilih pemula di Yogyakarta, beberapa waktu…

Seni dan Budaya

Kereta-Kereta Pusaka Kraton Yogyakarta RRI-Jogja News/L-09, Salah satu ciri khas dari pernikahan Kraton Yogya adalah adanya iring-iringan kereta kuda yang akan membawa rombongan pengantin dari Kraton menuju Kepatihan untuk resepsi. Iring-iringan kereta kuda menjadi salah satu ciri khas upacara pernikahan Kraton Yogya. Acara itu…

Hukum

Pemuda Kecewa Koruptor RRI-Jogja News/L-03, Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa UGM, Yanuar Riski menyatakan kekecewaannya terhadap para koruptor, terlebih pemimpin yang korupsi seperti di Mahkamah Konsitusi. Dengan nada prihatin, ia berpendapat saatnya generasi muda memimpin bangsa, karena diyakini banyak pemuda…

Teknologi

Krisis Energi RRI-Jogja News/P-02, Dewan Energi Nasional (DEN) RI mendesak Pemerintah untuk mendorong pemanfaatan Bahan Bakar Gas dan Batubara untuk menggantikan BBM. Pasalnya cadangan minyak yang terus menurun dan ditambah kondisi saat ini Indonesia telah menjadi negara net importir minyak sejak tahun…