Alat Deteksi Longsor UGM Dipasang Di 30 Lokasi
- Friday, Apr 27 2012
- Written by Fetika Andriyani
- Hits: 305
Sumber foto : geologi.ugm.ac.id
RRI-Jogja News, 30 Alat deteksi tanah longsor hasil karya dua dosen fakultas teknik UGM DWIKORITA KARNAWATI dan FAISAL FATANI telah dipasang di 30 lokasi wilayah rawan longsor di lima propinsi antara lain Jawa Tengah di Banjarnegara dan tawang mangu serta daerah pertambangan di Kalimantan.
Kepada RRI faisal fatani mengatakan alat deteksi tanah longsor terdiri atas pendeteksi gerakan tanah, serta pendeteksi curah hujan.
Alat deteksi tanah longsor mengalami penyempurnaan tiga tahap tahap generasi ketiga pergerakan tanah yang terbaca dalam alat sudah tersetting dengan server diluar lokasi wilayah longsor yakni server di UGM.
Alat deteksi tanah longsot buatan dosen UGM tersebut diungkapkan Faisal fatani sangat efektif untuk mendeteksi tanah longsor, sejumlah peristiwa tanah longsor antara lain di banjarnegara tahun 2011 terjadi setelah empat jam alat deteksi tanah longsor berbunyi.
Alat akan mengirim sinyal sehingga sirine akan berbunyi sebagai bentuk peringatan dini. Ketika sirine berbunyi, masyarakat harus waspada untuk segera melakukan evakuasi.
Menurut faisal alat deteksi tanah longsor saat ini mengalami penyempurnaan generasi ketiga untuk pendeteksi bidang longsoran.
Pembuatan alat 95 persen menggunakan komponen lokal. Harga tiga jenis alat deteksi longsor ini bervariasi, menyesuaikan dengan tingkat kecanggihan alat tersebut. Berkisar antara 5 juta hingga 20 juta. Alat deteksi tanah longsor tesrebut saat ini dalam proses paten.
Audio clip: Adobe Flash Player (version 9 or above) is required to play this audio clip. Download the latest version here. You also need to have JavaScript enabled in your browser.