You are now being logged in using your Facebook credentials

Sinden Amerika Dan Jepang Tampil Di Jogja

MeganHiromi1WebMeganHiromi2WebMeganHiromi3Web

RRI-Jogja News/L-09, Demikian tadi alunan Sinden wanita kulit putih berkebangsaan Amerika Serikat bernama Megan yang bersama-sama Hiromi Kano dari Jepang menjadi Sinden Tamu pada pentas Wayang Kulit Lakon “Kumbayana Ngejawa” bersama Dalang Katon Sulistyo dari Melikan, Bantul, Yogyakarta.

Penampilan Waranggana asing Megan dan Hiromi pada pentas Wayang Kulit Purwo Paguyuban Dalang Muda Yogyakarta “Sukra Kasih” di Pendopo Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta Jl. Cendana No. 11 Yogyakarta, seharusnya menjadi pemicu bangkitnya gairah generasi muda menekuni dunia pedalangan seperti yang dikemukakan Kepala Dinas Kebudayaan DIY, GBPH Drs. H. Yudhaningrat, MM. melalui RRI-Jogja usai pementasan Sabtu dini hari (01/06).

Pergelaran Wayang Kulit Klasik Gaya Yogyakarta malam itu memang istimewa, karena bagi pengunjung disediakan empat angkringan gratis dan camilan pisang serta kacang rebus yang sepenuhnya disponsori oleh pemerhati budaya di Yogyakarta Jangkung Sujarwadi yang telah berupaya menghadirkan kedua Sinden Spesial yang masih studi di Solo tersebut.

Kepada RRI-Jogja Megan mengungkapkan rasa bahagianya setelah pementasan selesai. Demikian pula halnya dengan Hiromi Kano, seusai pementasan melalui RRI-Jogja mengutarakan rasa senangnya bisa tampil bersama dalang dan pengrawit Jogja yang menurutnya berbeda dengan Gaya Solo.

Suharno S.Sn selaku Ketua Paguyuban Sukra Kasih menjelaskan bahwa lakon-lakon karya Sunan Kalijaga dipilih pada pementasan sekali sebulan, di setiap Jum’at malam terakhir tersebut, untuk mengingatkan kepada generasi muda saat ini bahwa Wayang Kulit adalah kreasi Budaya Adiluhung Nenek Moyang Bangsa yang digunakan sebagai media Syiar Islam, jadi bukanlah sesuatu yang musyrik.

Adapun Lakon “Kumbayana NgeJawa” mengandung hikmah luhur bahwasanya setinggi-tinggi ambisi seseorang untuk meraih keinginan hendaknya tetap dalam keadaan rendah hati.

Paguyuban Dalang Muda Yogyakarta “Sukra Kasih” sejak empat tahun lalu berkiprah, telah memiliki 70 anggota dan belum separuhnya yang berkesempatan tampil, sehingga dengan adanya agenda rutin di Pendopo DisBud DIY itu diharapkan semakin memperbesar peluang bagi para dalang muda untuk tampil menunjukkan kebolehannya dihadapan publik.

 

Dengarkan Podcast Berita :

Audio clip: Adobe Flash Player (version 9 or above) is required to play this audio clip. Download the latest version here. You also need to have JavaScript enabled in your browser.

Share selected track on FacebookShare selected track on TwitterShare selected track on Google PlusShare selected track on LinkedIn

Login

Login With Facebook

info.anda