RRI-Jogja News, Sejumlah foto tentang artefak, candi-candi, arca, prasasti dan situs-situs peninggalan sejarah di Nusantara yang diabadikan oleh anggota komunitas penggemar jalan-jalan bernama Bol Brutu digelar dalam Pameran Fotografi bertajuk “How Brutu Are You ?” berlangsung di galeri senirupa Sangkring Art Project yang berlokasi di Dusun Nitiprayan, Kasihan, Bantul, hingga akhir bulan ini.
Dalam pameran tersebut, komunitas Bol Brutu menampilkan situs-situs Hindu-Budha pada abad pertengahan, sebagian besar di Jawa, dan beberapa di Sumatera dan Kalimantan yang kurang dikenal dan belum mendapat perhatian.
Menurut Koordinator Pameran Hairus Salim, sifat pameran ini terutama bukanlah artistik, namun lebih pada keinginan mengabarkan bahwa di suatu tempat, terdapat sebuah atau lebih candi, yang menyimpan ribuan cerita kehidupan masa lalu bangsa Indonesia.
Bol Brutu sendiri sebagai komunitas yang menggemari aktivitas blusukan atau menelusuri situs-situs purbakala, candi-candi, makam-makam kuno, masjid-masjid tua, bangunan-bangunan kolonial, mengabadikannya untuk kemudian ditampilkan melalui jejaring social facebook, dilanjutkan dengan obrolan, diskusi sehingga muncul ide untuk menampilkan karya-karya mereka dalam suatu pameran.
Komunitas Bol Brutu kini memiliki 250 anggota tersebar di Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Magelang, Solo, Semarang, Kudus, Mojokerto, Malang, Surabaya, Lumajang, Blitar, Denpasar, Sumatera hingga ke beberapa negara seperti Jepang, Jerman dan Amerika.